Breaking News

Skandal P3TGAI Kediri: Proyek Aspirasi Diwarnai Potongan Dana, Kepala Desa Ketakutan dan Terpaksa Diam



Kediri, 29 Mei 2025,   fokuskriminal.my.id  –Menyedihkan dan memalukan! Itulah gambaran dari proyek aspirasi P3TGAI (Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi) di Kabupaten Kediri. Investigasi terbaru dari LP3-NKRI mengungkap bahwa proyek yang semestinya meningkatkan kesejahteraan petani justru menjadi ajang bancakan dana oleh oknum yang mengaku ‘penguasa anggaran’.

Potongan dana langsung dilakukan di awal – sebanyak 20 persen – oleh oknum aspirator sebelum kegiatan dimulai. Kepala desa dan pengurus HIPPA hanya bisa pasrah menerima keadaan, karena jika menolak, mereka terancam tidak mendapat proyek di tahun berikutnya.

“Saya tidak bisa berkata apa-apa. Kalau melawan, bisa-bisa desa saya tidak dapat program lagi. Kami hanya penerima manfaat tapi dipaksa tanda tangan segala hal,” ujar salah satu kepala desa yang enggan disebut namanya.

Dengan sisa dana yang sangat kecil, pembangunan irigasi dilakukan seadanya. Bahkan, beberapa pengakuan menyebutkan bahwa kualitas beton dan pasangan batu banyak yang tidak sesuai SNI karena dana habis untuk berbagai ‘biaya siluman’.

Fenomena ini menunjukkan bahwa desa-desa kini terjebak dalam sistem proyek top-down yang tidak transparan. Laporan SPJ pun terpaksa ‘disesuaikan’ agar lolos dari pemeriksaan, meski pembangunan jauh dari harapan.

Jika dikaji secara hukum, praktik ini mengarah pada pelanggaran Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen serta Pasal 55 dan 56 KUHP tentang turut serta dalam tindak pidana, mengingat keterlibatan banyak pihak dalam alur pemotongan dan pengelolaan dana.(RED.TIM)

© Copyright 2022 - FOKUS KRIMINAL