Breaking News

Program Ketahanan Pangan Ternoda, Proyek Irigasi Padangan Sarat Dugaan Manipulasi

Kediri fokuskriminal.online – Program P3TGAI yang digadang-gadang sebagai pilar ketahanan pangan nasional kini ternoda. Di Desa Padangan, Kecamatan Kayen Kidul, proyek senilai Rp195 juta itu justru dipenuhi dugaan manipulasi dan penyimpangan.

Investigasi menemukan material yang digunakan tidak sesuai juklak BBWS. Campuran semen dibuat dengan rasio 6:1, padahal ketentuan resmi menetapkan 4:1. Ditambah lagi, batu belah diganti dengan batu kali campuran yang lebih murah.

Kualitas irigasi pun dipertanyakan. Warga khawatir saluran baru akan cepat rusak sehingga petani kembali kesulitan mendapatkan air. Padahal, dana besar sudah digelontorkan untuk proyek tersebut.

Di sisi lain, Ketua HIPPA, Suroto, mengaku telah menyerahkan Rp20 juta kepada aspirator. Fakta ini menimbulkan dugaan bahwa praktik potongan dana sudah menjadi hal lumrah dalam program desa.

Ironisnya, Kepala Desa Padangan tidak pernah hadir untuk memberikan keterangan resmi. Publik menilai, sikap bungkam ini memperkuat kecurigaan bahwa ada masalah besar yang sengaja ditutup-tutupi.

Jika benar dugaan ini terbukti, maka bukan hanya Desa Padangan yang tercoreng, tetapi juga program ketahanan pangan secara nasional. Masyarakat mendesak agar kasus ini segera diusut tuntas hingga ke akar-akarnya.

(red.FR)

© Copyright 2022 - FOKUS KRIMINAL